Nusantara atau Indonesia merupakan
negara majemuk yang terdiri atas berbagai macam budaya. Kekayaan budaya
Indonesia dari sabang sampai marauke sangatlah luas. Namun dengan seiring
dengan perkembangan zaman, arus globalisasi akan sedikit demi sedikit mengikis
kebudayaan kita secara perlahan. Karena kebudayaan selalu diidentikkan dengan
kata kuno dan kaku yang mana budaya sesuatu yang lampau yang tidak bisa
mengikuti perkembangan trend dan mode saat ini. Sayangnya sebagian orang
Indonesia cenderung lebih menyukai budaya luar.
Padahal budaya ialah identitas dari suatu bangsa. Banyak negara-negara
maju yang mampu mengoptimalkan peran budaya sehingga selain mampu menarik
wisatawan, dari segi aspek ekonomi budaya juga dapat dijual untuk menambah
devisa negara salah satunya dengan menjadikan budaya tersebut menjadi icon yang kemudian dijual kepada
wisatawan salah satunya melalui industry kreatif. Industri kreatif ialah
industri yang bergerak dalam design, fashion, publishing, film
dan video, TV dan radio, interaktive leisure software, musik, performing
arts, fotografi, software and computer service. Kategori ini
kemudian berkembang pesat menjadi industri yang menjajikan secara ekonomi dan
terbukanya lapangan kerja yang lebih luas. Indonesia adalah
negara yang kaya akan budaya, sayang sekali jika peluang ini tidak dimanfaatkan
dengan baik. Hal ini membuat kami prihatin sebagai generasi muda penerus
bangsa, selain itu lunturnya nilai budaya akibat budaya luar juga sangat
disanyangkan, jika hal ini dibiarkan secara terus menerus tidak menutup
kemungkinan calon generasi muda bangsa ini lebih mengenal budaya luar,
dibandingkan dengan budaya Indonesia.
Hal
ini memunculkan ide dengan menggabungkan unsur budaya kedalam media yang
diminati yang mengikuti trend dan mode. Salah satunnya melalui pembuatan
boneka, karena boneka merupakan benda yang diminati oleh kebanyakan orang dari
anak-anak, remaja, dan dewasa. Menggabungkan unsur budaya dalam boneka dan
mengaplikatifkan pada media aksesoris,
karena aksesoris merupakan
benda-benda yang dikenakan seseorang untuk mendukung atau menjadi pengganti
pakaian. Bentuk aksesoris bermacam-macam dan banyak diantaranya terkait dengan
peran gender pemakainnya. Tampilan
umum dari aksesoris selama ini masih belum merefleksikan nilai-nilai budaya.
Aksesoris juga ialah media yang dekat dengan keseharian kita, sehingga
aksesoris memiliki peran yang tepat jika digabungkan dengan budaya. Melalui usaha pembuatan”BHINNEKA” dapat membuka peluang untuk berkreasi mengenalkan
budaya Indonesia dengan basic profit oriented
serta dapat memperkaya variasi dan mengoptimalkan peran industri kreatif dengan
membuat suatu produk yang inovatif serta eksotis sebagai identitas budaya
nusantara yang berbasis rasa nasionalisme di Indonesia.

No comments:
Post a Comment